Posted by : bmcwriter Thursday, September 18, 2014

Masuk museum angkut disambut dengan pajangan mobil-mobil eropa yang "Waooww.." pokoknya kalo nggak foto-foto dijamin rugi. 

Setelah terpesona oleh mobil-mobil eropa, kami masuk ke bagian alat tranportasi tradisional ada becak, kapal, delman, dsb.

Ini kapal layar apa ya lupa namanya :p
Ilustrasi Sunda Kelapa pada masanya.
Museum angkut ini rute tour-nya panjangan banget, jadi kalau mau kesini mending siapkan tenaga dan pastikan perut sudah terisi biar gak kelaperan. Sebenarnya di dalam ada restauran fast food tapi kemarin kami nggak masuk, soalnya pasti mahal kena pajak. Untungnya sebelum berangkat menuju museum angkut kami sudah pada makan siang, jadinya amaann. 

mobil amerika punya
Tidak terasa waktu kami selesai tour museum angkut matahari sudah tenggelam, kami langsung menuju terminal Arjosari, Malang untuk kembali ke Surabaya. Terpaksa pulang ke Surabaya menggunakan bis karena tidak ada jadwal kereta Bima di malam hari. 

Saya merekomendasikan wisata Museum Angkut ini buat yang suka foto-foto, objeknya bagus-bagus disini. Saran saya kalau bisa ke Museum Angkut jangan saat hari libur soalnya pasti padat sekali dan gak akan bisa foto-foto dengan leluasa.

Demikian catatan saya liburan ke Museum Angkut, Batu, Jawa Timur. Semoga bermanfaat.


x

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Powered by Blogger.

- Copyright © Kereta Api Indonesia - Powered by Blogger